Biasanya di warnet setiap client di kasih space hardisk untuk menyimpan file cleint, kemudian jika client ingin ngeprint file tersebut langsung mengeprintnya melalui printer yang di sharing, tapi, bagaimana jika client tidak sengaja mengklik icon print ? padahal tidak berniat ingin mengeprint, akhirnya hanya akan menjadi sampah dan membuang - buang kertas, dan juga boros tinta, meskipun pemilik warnet bisa membebankan biaya print kepada client, solusinya bisa dengan tidak mensharing printer ke client, namun bagaimana jika client ingin mengeprint ? bisa di pindahkan dengan flashdisk atau media lainnya, tapi hal ini seperti nya kurang efektif dan efisien, lanas bagaimana untuk mengatasi hal tersebut ?
Hal ini sudah pernah di terapkan di Warnet Arian yang menggunakan Sistem Operasi Linux BlankOn yang berlokasi di daerah Jatinangor - Sumedang, yaitu dengan membuat file sharing menggunakan NFS, dengan NFS maka akan memudahkan dalam sharing file, pada server cukup buat direktori untuk kemudian di sharing ke client, dan pada client seolah - olah folder tersebut adalah folder lokal pada komputer mereka, dan bagi pengelola juga mudah dalam pengelolaan dan perawatan media penyimpanan.
Instalasinya cukup mudah, pada server, paket yang di butuhkan adalah nfs-kernel-server dan dependensinya, pada terminal ketikan :
$sudo apt-get install nfs-kernel-server
Kemudian tinggal konfigurasikan NFS, untuk menambahkan direktori yang akan di sharing tinggal menambahkannya pada file /etc/exports , sebagai contoh direktori yang akan di sharing adalah /home/sharing maka pada file /etc/exports isikan baris berikut :
/home/sharing *(rw, sync, no_root_squash)
Ganti * dengan nama host yang di inginkan untuk mencegah akses yang tidak diinginkan, dan jika di inginkan client tidak dapat menulis ganti rw dengan ro. pastikan folder /home/sharing sudah di buat.
Tinggal mengkonfigurasi client untuk menggunakan NFS, sebelumnya di client install dulu paket nfs-common :
$sudo apt-get install nfs-common
Untuk menggunakan nfs pada client cukup dengan menggunakan perintah mount, dan kemudian mount direktori yang berada di server ke direktori lokal, pastikan direktori lokal sudah di buat sebelumnya, jadi jika pada direktori server /home/sharing dan akan di mount di direktori lokal /home/sharing, maka buat dulu sebelum nya folder /home/sharing dan kemudian ketikan perintah berikut di terminal :
$sudo mount 192.xxx.xxx:/home/sharing /home/sharing
Ganti 192.xxx.xxx dengan nomor ip server, atau bisa juga menggunakan alamat domain, lalu bagaimana supaya direktori tersebut otomatis di mount ketika komputer di nyalakan ? untuk membuat seperti itu cukup simple, tinggal menambahkan beberapa baris pada file /etc/fstab , berikut ini contoh nya :
$sudo vim /etc/fstab
Isikan baris :
192.xxx.xxx:/home/sharing /home/sharing nfs rw,hard,intr 0 0
