Berawal ketika kau memancarkan cahayamu, ketika itu aku dikelilingi oleh cahaya - cahaya yang menyilaukan, meskipun indah namun semua cahaya itu diselimuti kebohongan, sehingga aku memandangmu sama seperti cahaya - cahaya yang lain.
Setelah sekian lama baru aku sadari kalau cahayamu berbeda dengan cahaya - cahaya yang lain, cahaya yang tulus, ikhlas dan penuh kasih sayang, ketika aku tersadar dan ingin ku mulai kembali semuanya sudah terlambat, kata - kata yang telah ku rangkai tak dapat kusampaikan kepadamu, karena kini cahaya itu telah redup dan hilang.
